LinkAja Dukung Pengembangan Ekosistem Wisata Banyuwangi Lewat Kemudahan Transaksi Digital

Banyuwangi adalah satu antara banyak wilayah di pulau Jawa yang populer sebagai tujuan rekreasi. Walau demikian, seperti wilayah rekreasi yang lain, wabah Covid-19 tidak salah membuat bidang pariwisata Kota Bahari ini kurang bernafsu. Berita baiknya, Banyuwangi yang seringkali memperoleh penghargaan sebagai Kabupaten Terinovatif se-Indonesia ini tengah melalukan pemulihan bidang rekreasi, diantaranya dengan mengeluarkan program Banyuwangitourism.

Program Banyuwangitourism ialah basis pemesanan ticket rekreasi yang disiapkan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Banyuwangi, untuk beberapa pelancong yang merencanakan berkunjung tujuan di Banyuwangi tak perlu membeli ticket di loket. Nah, usaha inovatif ini mendapat suport dari LinkAja, yang datang sebagai jalan keluar pembayaran elektronik pertama dan salah satu pada program Banyuwangitourism.

Kedatangan program Banyuwangitourism adalah cara persiapan Dinas Pariwisata wilayah dalam menyongsong pelancong di zaman penyesuaian rutinitas baru. Dengan program ini, bidang pariwisata Banyuwangi minimal sudah mengaplikasikan. Spoint utama penyesuaian rutinitas baru yaitu menjaga jarak dan menjaga adu fisik. Ssebab pemesanan ticket dapat dilaksanakan secara online. Disamping itu, macam tujuan yang ada dalam program adalah tujuan yang telah terkonfirmasi sehat seperti prosedur kesehatan pengatasan Covid-19.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi, M Yanuarto Bramuda, menjelaskan jika adanya program Banyuwangitourism yang sudah disokong LinkAja. Sdiinginkan pelancong yang akan berkunjung Banyuwangi dapat memperoleh faedah kemudahaan terutamanya melalui transaksi bisnis non-tunai.

“Terima kasih atas kerja sama di antara Pemerintahan Kabupaten Banyuwangi dan LinkAja. kita mengharap di depan tujuan pariwisata dan semua aktor pariwisata yang tersangkut dalam perkembangan pariwisata Banyuwangi dapat nikmati service. Syang dihidangkan oleh LinkAja dalam program Banyuwangitourism,” kata Yanuarto dalam info tercatat yang Hipwee terima Selasa, (20/10/2020).

Kecuali jadi pilihan pembayaran non-tunai pada program Banyuwangitourism, LinkAja dengan suport Himpunan Bank Punya Negara (HIMBARA) ikut menggerakkan. Sdigitalisasi transaksi bisnis pada ekosistem pariwisata yang masuk ke. Sprogram Banyuwangitourism, lewat sistem pembayaran berbasiskan QRIS di beberapa UMKM seputar tempat rekreasi. Sama ini aktor UMKM dapat layani pembayaran dengan lebih satu operator. Direktur Pemasaran LinkAja, Edward Kilian Suwignyo, memperjelas yang akan datang. LinkAja akan sediakan tempat pengisian saldo di beberapa tempat tujuan rekreasi.

Comments are Disabled

error: Content is protected !!